Sun Microsystems Buka Situs Hosting Project Open Source
Sun Microsystems mencoba bersaing dengan Google Code dan GitHub, melalui Project Kenai, sebuah situs hosting untuk project open source dari Sun, yang di-launching dalam versi beta dari minggu lalu. Menurut Nick Sieger, project engineer Project Kenai, tujuan utama Sun membuat project ini bukan untuk berperang dengan situs hosting yang telah ada.
Pengembang dapat mejadi host dari project mereka tanpa tambahan biaya di situs tersebut, ditambah dengan kemudahan dalam penggunaan sistem kontrol Subversion and Mercurial dan juga meyediakan layanan pelacakan trafik, forum dan fitur lainnya. Sieger menjelaskan, Project Kenai adalah sebuah kesadaran dari Sun, sebagai perusahaan open source terbesar di dunia, dan untuk itu, kami harus mengontrol nasib kami sendiri.
Sieger menambahkan, pihaknya ingin sebuah tempat untuk memelihara dan menumbuhkan komunitas open source yang telah dikontrolnya, dan tempat untuk mendemonstrasikan kredibilitas dalam pembangunan open source lebih dari Java EE, juga tempat untuk menunjukkan teknologi dan hardware Sun untuk aplikasi web generasi selanjutnya.
Hal yang dimaksud Sieger dalam kata ‘kontrol’ adalah berkaitan dengan proses pembangunan situs untuk dipelajari banyak orang, dan untuk merespon kebutuhan dari komunitas situs yang semakin bertambah, daripada harus bekerja sama dengan vendor pihak ketiga. Menurut Sieger, server situs Kenai ini dibangun dengan framework pengembangan Ruby on Rails yang populer dengan reputasinya yang mampu menghasilkan profil bagus seperti dalam situs Twitter. Ruby on Rails kemudian dipadukan dengan komponen open source dan juga teknologi Sun. Sieger percaya bahwa keseluruhan arsitektur Kenai mungkin masih ada kekurangan, namun setidaknya pihaknya berharap, situs Kenai dapat menjadi dasar yang bagus untuk membangun aplikasi web yang bagus. (h_n)
artikel ini diambil dari http://www.beritanet.com